10 AreaPanas Bumi Ditetapkan Sebagai Obvitnas ESDM

E-mail Print PDF
User Rating: / 0 PoorBest 
Addthis

EBTKE--Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Jero Wacik menetapkan Kepmen ESDM No 3407 K/07/MEM/2012 tentang Penetapan Obyek Vital Nasional di Sektor ESDM, tanggal 21 Desember 2012. Sebanyak 10 area panas bumi ditetapkan sebagai obyek vital nasional (obvitnas) di sektor ESDM. Ditetapkan dalam aturan tersebut, obyek vital nasional meliputi kawasan atau lokasi, bangunan dan instalasi dan usaha di sektor ESDM yang tercantum dalam lampiran Kepmen. Pengelola obvitnas sektor ESDM bertanggung jawab atas penyelenggaraan pengamanan internal obvitnas masing-masing, dengan mengacu pada Keputusan Kapolri tentang Pedoman Sistem Pengamanan Obyek Vital Nasional.

Dengan ditetapkannya Kepmen ini, maka Kepmen ESDM No 1762 K/07/MEM/2007 tanggal 9 Mei 2007 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional di Sektor ESDM sebagaimana yang telah diubah dengan Kepmen ESDM No 2288 K/07/MEM/2008 tanggal 26 Agustus 2008 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Untuk subsektor ketenagalistrikan,fasilitas yang termasuk obvitnas yaitu diantaranya pembangkit listrik berenergi baru terbarukan yaitu pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Bakaru, Tonselama dan Saguling beserta Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET)-nya.

Sementara untuk subsektor energi baru terbarukan yaitu area panas bumi gunung Salak, kemudian Darajat, Wayang Windu, Dieng, Kamojang, Lahendong, lalu Sibayak, Ulubelu, Ulumbu dan Mataloko. (ferial)

Add comment


Security code
Refresh